TIPS SEDERHANA MEMILIH SEKOLAH YANG BAIK UNTUK ANAK KITA

By Unknown - Februari 05, 2018


Moms, tidak terasa sebentar lagi sudah masuk tahun ajaran baru untuk anak-anak kita. Mungkin ada beberapa mommies yang sedang galau mencari sekolah yang terbaik untuk anak-anaknya. Termasuk saya, sebentar lagi Si Sulung masuk SMP. Sebentar katanya pengen mondok, sebentar pengen lanjut di sekolahnya yang lama, dia sendiri aja galau apalagi emaknya.
Sebagai orangtua saya hanya memberinya pengarahan, menjelaskan baik dan buruknya. Setiap sekolah pasti ada plus dan minusnya. Saya tidak mau dia memilih sesuatu berdasarkan ajakan atau hanya mengikuti teman-temannya saja. Saya ingin dia memilih satu sekolah atas keyakinannya sendiri dan benar-benar dia sadari kelebihan dan kekuranganya. Sengaja saya memberinya kebebasan untuk memilih. Setelah dia menjatuhkan pilihan barulah kami sebagai orangtua berunding dan survey ke TKP.
Untungnya beberapah hari lalu saya menemukan beberapa tips sederhana dalam memilih sekolah ala Ayah Edy Parenting, berikut ini beberapa tipsnya :
1. Perhatikan baik baik mulai kita datang dan bertanya informasi apakah disambut dengan baik, ramah, di jelaskan dengan sabar. Atau malah sebaliknya tidak ada yang menyapa, tidak ramah, tidak paham info dan di pimpong kesana kemari.
Itu artinya secara sistem dan kesiapan sekolah dan sumber dayanya masih berantakan dan tidak terkordinasi dengan baik. Hal itu akan sangat berdampak pada anak saat proses belajar mengajar berlangsung. Jika gurunya tidak ramah pada kita saat itu Bisa dipastikan banyak guru yang tidak ramah, tidak sabar pada saat mengajar anak kita disekolah.
2. Pada saat kita bertanya tentang sekolah, apakah sekolah meminta komitment pada orang tua, jika perlu dalam bentuk resmi di tanda tangani untuk mengajak orang tua bekerjasama dalam menyelesaikan masalah anak secara tuntas hingga ke rumah, atau lebih banyak membahas persyaratan administrasi pendaftaran dan biaya yang harus di bayarkan?
Itu artinya sekolahnya lebih fokus pada administratif dan keungan daripada ke anak didiknya dan proses pendidikannya. Sekolah semacam ini biasanya terlihat mentereng dan keren tapi muridnya banyak mengalami masalah dan tertekan.
3. Apakah banyak tukang jualan makanan yang tidak jelas di depan sekolah? atau memiliki kantin sendiri atau anak malah di anjurkan membawa bekal dari rumah.
Jika sekolah membiarkan banyak tukang jualan makanan dan anak dibolehkan membelinya berarti sekolah tersebut tidak peduli pada kesehatan anak kita terutama pada makanan yang berpotensi mengandung racun atau bahkan narkoba (zaman sekarang banyak permen yang disisipi narkoba - seperti berita investigasi di tv).
4. Pergilah ke kantin sekolah tersebut saat anak anak istirahat dan makan disana. Perhatikan apa obrolan mereka, apakah mereka menggunakan kata yang halus dan sopan atau sebaliknya. Lalu bagaimana mereka bergaul disana apakah lebih banyak memuji atau mengejek atau malah "nge gank" dan tidak membaur saat makan.
jika anak membicarakan hal-hal negatif dan melakukan hal-hal negatif itu artinya prilaku itulah yang nanti akan ditularkan pada anak kita dan dibawa pulang kerumah. Artinya sekolah kurang peduli pada perkembangan akhlak anak.
5. Pergilah ke Toiletnya setelah lihat kelasnya. Apabila toiletnya kotor dan bau jelas bahwa sekolah tersebut tidak peduli pada kebersihan. Karena Toilet adalah ukuran kebersihan sekaligus barometer kepedulian dari pihak pengelola terhadap institusi yang dipimpinnya.
Itulah beberapa tips sederhana dari Ayah Edy Parenting. Selain beberapa hal tersebut di atas ada satu point penting lagi menurut saya pribadi. Pada era globalisasi yang sedikit kebablasan seperti sekarang ini. Saya menekankan bahwa unsur keyakinan (agama) sangatlah penting pada sekolah yang anak saya pilih. Jika satu unsur itu sudah terpenuhi maka hilanglah kekhawatiran, langsung eksekusi.
#satuharisatukaryaiidn
credit : pixabay

  • Share:

You Might Also Like

0 komentar