Women Heart Journey (part.1)

By HeNee - Februari 15, 2018


Ada apakah dengan perjalanan hati seorang wanita?
Seorang bijak berkata, “Kau tidak akan tahu betapa istimewanya hati seorang wanita, betapa lapangnya hati mereka. Hingga kau memberinya luka.”
Wanita mahluk yang sepertinya lemah di luar tapi setroong di dalam #uhuy

Beberapa hari yang lalu tepatnya hari Sabtu tanggal 10 Februari 2018 hari yang spesial buat saya. Hari dimana saya dipertemukan dengan beberapa wanita istimewa. Iyah, mereka istimewa. Wanita-wanita hebat yang mungkin pernah terluka tapi tetap memaafkan dan memilih untuk bahagia. Wanita-wanita yang berusaha lebih mendekatkan diri mereka dengan Sang Pencipta. Mereka yang mencoba lebih memahami setiap fase kehidupan yang singgah. wanita-wanita yang ingin memiliki hati yang lebih baik, lebih bersih.

Esq Women Heart Journey. Mungkin ada yang bertanya-tanya,
“Ngapain aja?”
saya akan menjawab, “Kita nangis aja mbak.” Hehehe iyaah nangis sejadi-jadinya.
 “Weh bayar mahal cuma buat nangis?” hihihi iyees nangis.
Kita akan dibuat menangis tapi justru habis nangis rasanya kita menjadi lebih kuat, lebih semangat, bahkan lebih bahagia. Bahkan nangis sampe sembab tapi muka kok malah terlihat lebih cerah yaaah? Kayak habis facial di salon mahal gitchu dech #alay

Pokoknya ga rugi ikut ESQ Women Heart Journey #mengandungiklan. Apalagi jika kita mempunyai trauma masa lalu, dengan keluarga, orangtua, guru atau siapa pun. Kita akan mencoba membuka simpul hati hingga kita menjadi lebih plong, lega tidak ada yang mengganjal.
Banyak sekali kisah-kisah mengharukan yang bisa menjadi pelajaran. Banyak juga mimpi-mimpi yang diterbangkan tinggi, semoga bisa menjadi kenyataan. Sedangkan kisah sedih dan kekhawatiran, kita buang ke lautan luas jauuhh didalam box hitam hilang ditelan bumi.

Ada sesi saling membersihkan hati, terkadang mungkin kita memang butuh orang lain untuk memperbaiki diri, untuk memotivasi dan saling menguatkan. Wah terimakasih yah teman, sudah membantu “membersihkan” hatiku.

Banyak sekali kata-kata yang menyentuh hati, baru mendengar beberapa kalimat saja rasanya mata sudah berkaca-kaca. Oh Allah, terima kasih sudah menggerakkan hati saya untuk mengikuti kegiatan ini. Sungguh tidak ada yang kebetulan di dunia ini. Semua pasti ada hikmahnya.

Satu hal lagi moment yang tidak terlupakan, duduk bersebelahan dengan ibu Gubernur Kepri Noorlizah Nurdin. Seorang ibu yang baik, beliau sempat berkata “Tak kesah orang lain mau bilang saya ape, tak peduli mereka tutup mate dengan saye, asal jangan Allah yang tutup mate dengan saye.” Hal ini mungkin beliau sampaikan untuk orang-orang yang mempermasalahkan status kewarganegaraan beliau yang masih WNA.

Terima kasih untuk duo coach cantik dan bahagia Uni Venny Rikarianty dan mba Nia Fiani
Salam hangat untuk wanita-wanita bahagia alumni ESQ WHJ Batam Batch 2 dan juga seluruh wanita di mana saja berada. Tetap bahagia yaah…

to be continued...










  • Share:

You Might Also Like

0 komentar