Cukup Punya 3M Untuk Terus Menulis!

By HeNee - Maret 29, 2018



Ada banyak alasan mengapa kita harus menulis. Tapi pilihlah yang benar-benar mewakili diri kita, yang bisa membuat kita tetap bertahan meskipun banyak cibiran, nyinyiran, bahkan dipandang sebelah mata (dianggap tidak mampu)

Jika sudah kita temukan alasan itu genggamlah erat, ketika kita mulai lelah kita lihat lagi hingga kita bersemangat kembali, tidak usah peduli dengan mereka yang hanya bisa mencibir dan berkata, “Tulisan kamu jelek!” Tenang saja, karena semua tulisan bagus di dalam buku-buku bestseller di luar sana berawal dari tulisan-tulisan jelek dan bertabur typo yang terus dilatih hari demi hari tanpa kenal lelah.


Luruskan niat, untuk menebar kebaikan dan manfaat. Niat ini juga yang akan menjaga kita untuk tetap menulis walau apapun yang terjadi.

Saya hanya butuh 3 M untuk tetap menulis, karena 3 M inilah semangat saya terus menyala :

1. Menasihati diri sendiri
Terkadang nasihat yang baik itu datang dari diri sendiri, dari peristiwa yang kita hadapi dan renungi. Lalu diabadikan melalui serangkaian kalimat, bukan untuk menasihati orang lain tapi sesungguhnya menasihati diri sendiri. Setiap kalimat-kalimat hebat yang ditulis bukan berarti kita sudah hebat, justru ingin menjadi hebat dan lebih baik seperti apa yang dituliskan. Menjadi lebih kuat seperti yang kita ceritakan. Menjadikan setiap tulisan kita sebagai motivasi diri sendiri. Jika ada orang lain yang termotivasi anggap saja itu bonus.

2. Memperpanjang Usia
Seperti yang Helvy Tiana Rosa katakan, “Ketika sebuah karya selesai ditulis,  maka pengarang tidak mati, ia baru saja memperpanjang umurnya lagi.”
Menyadari bahwa tidak punya banyak harta untuk dijadikan warisan, maka setiap kata yang kita tulis inilah yang akan menjadi warisan sepanjang masa, untuk anak dan cucu kita, untuk penerus bangsa.
Jasad boleh saja di dalam tanah, tapi nama dan tulisan kita ada dimana-mana, abadi sepanjang masa.

3. Mengumpulkan Amal Baik
Di sinilah kata-kata yang baik dan bermanfaat berperan penting. Karena tidak akan menjadi sebuah amal baik, jika kita tidak menuliskan sesuatu yang bermanfaat. Guru menulis saya selalu berpesan, tulis yang baik-baik saja, yang bermanfaat. Karena di luar sana sudah banyak yang menuliskan berita-berita tidak baik, kita bagian yang baik saja.  Usahakan setiap tulisan kita memiliki manfaat meskipun hanya sekedar informasi ringan.

Jika ada yang ingin menambahkan, “Menulis untuk mengais rupiah” kenapa tidak? Itu adalah bonus-bonus yang lainnya setelah tulisan kita di like, di comment dan di share.

Jadi, sudah menemukan alasanmu sendiri?

Satu hal lagi yang harus diingat, kenapa penting sekali untuk menuliskan hal-hal baik. Karena, setiap kata yang kita tuliskan akan diminta pertanggungjawabannya di akhirat nanti, sudah siap?

image credit : Carloszamora.com & theodiseyonline.com

  • Share:

You Might Also Like

0 komentar